ETIKA BELAJAR DI MASA PANDEMI
Pandemi covid tidak terasa sudah menginjak angka 1 tahun lebih di Indonesia. Pandemi yang menahun ini akhirnya memaksa pemerintah beserta masyarakat ikut andil dalam pembiasaan hidup new normal. Sejak diterbitkannya Surat Edaran Mentri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai pelaksanaan kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat penyebaran covid pada 24 Maret 2020, pelajar di Indonesia menjalani kegiatan pembelajaran secara daring. Sejak saat itu, pendidik dan peserta didik harus sama-sama beradaptasi dan belajar untuk keperluan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
PJJ bertujuan agar proses pembelajaran dan transfer ilmu tetap berjalan. Pemberian materi, tugas dan diskusi kelompok dilakukan secara daring dengan menggunakan gawai maupun perangkat komputer dan kuota internet. Jika saat sekolah tatap muka seluruh peserta didik memiliki aturan yang membentuk etika supaya peserta didik dapat bersikap baik saat berada di luar lingkup sekolah, lain halnya saat kegiatan PJJ menggunakan media Zoom meeting, Google Classroom ataupun aplikasi chat Whatsapp yang membuat peserta didik tidak dapat terkendali.
Etika adalah norma atau aturan yang dipakai sebagai pedoman dalam berprilaku di masyarakat bagi seseorang terkait dengan sifat baik dan buruk. Secara etimonologis, kata etika berasal dari Bahasa Yunani kuno yaitu “Ethicos” yang artinya timbul dari suatu kebiasaan. Sedangkan menurut KBBI etika merupakan ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak).
Selama PJJ, karena berfokus pada sistem sehingga moral dan etika terabaikan. Misalnya mengubah cara peserta didik untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran, biasanya untuk sesi tanya jawab dapat dilakukan langsung dan terstruktur namun apa daya saat kegiatan PJJ via Zoom meet layar aplikasi hitam semua karna beberapa peserta didik mematikan kameranya, ada pula yang tidak mematikan microphone saat pemberian materi sehingga PJJ dirasa kurang kondusif, alhasil pendidik tidak dapat mengontrol apa yang dilakukan oleh peserta didik, apalagi ketika melalui aplikasi berbasis pesan teks seperti whatsapp peserta didik tidak bisa membedakan bagaimana cara berkomunikasi dengan guru atau dengan teman sejawatnya. Kondisi ini akhirnya menjadi dilema bagi pendidik dan peserta didik.
Lantas bagaimana cara mengajarkan kepada peserta didik tentang beretika kepada guru terutama saat berkomunikasi secara daring ? pertama, jika ingin bertanya atau menyapa hendaklah mengucapkan salam terlebih dahulu. Kedua, gunakan bahasa yang mudah dipahami dan sopan, baik secara tulisan maupun intonasi suara jika via telpon atau videocall. Ketiga, tidak bertele-tele tetapi langsung pada point utama. Keempat, tidak menghubungi atau chat pada jam istirahat. Kelima, jika sedang berlangsung pembelajaran daring gunakanlah pakaian yang sopan, rapih, dan tidak bersikap aneh-aneh. Keenam, patuhilah aturan yang guru terapkan dan selalu mengerjakan tugas yang sudah diberikan.
Memang tidaklah mudah mengubah kebiasaan yang biasa dijalani tetapi tiba-tiba harus berubah ke kebiasaan normal yang baru. Butuh Kerjasama dari semua pihak baik dari orang tua, pendidik, peserta didik dan semua elemen masyarakat agar pendidikan di Indonesia tetap berjalan terutama bagi peserta didik yang harus menjunjung tinggi budi pekerti dan etika terhadap guru.
Pagedangan, 31 Mei 2021
Guru Mata Pelajaran Bhs Indonesia dan SBK
Putri Lestari, S.Pd
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Detektif Sinar-X: Wilhelm Röntgen Mengintip Rahasia di Dalam Tubuh Kita
Halo Sobat Stupa! Pernahkah kamu atau temanmu mengalami cedera saat berolahraga di lapangan SMP Negeri 1 Pagedangan, lalu dokter meminta untuk melakukan foto Rontgen? Teknologi
FAKTA MENARIK NEGARA JEPANG
Hai sobat Stupa, Kalian tahu fakta menarik tentang jepang tidak? Jepang itu keren dan unik lho! Ayo kita jelajahi fakta-fakta menarik tentang Jepang! HANKO Pertama-tama, warga Jepang
Kisah Kopi Kenangan: Dari Kamar Kos Sempit Bisa Berubah Jadi Raksasa Unicorn ????
Halo Sobat Stupa, Pernah nggak sih kamu jajan kopi susu kekinian bareng temen-temen pas pulang sekolah? Rasanya seger banget, kan? Tapi tahu nggak, minuman yang sering kita b
AMUKAN ANAK KRAKATAU: Pelajaran Penting untuk Kita dari Alam
Halo sobat Stupa, Beberapa hari terakhir, perhatian masyarakat kembali tertuju pada Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Aktivitas erupsi yang terjadi pada September 2026 tidak hanya m
Ketika Bel Sekolah Berbunyi, Sudahkah Kita Mendengar?
Sobat Stupa, pernah tidak sih kalian lagi asyik ngobrol atau bercanda di kantin, terus tiba-tiba terdengar suara: “Teeet... Teeet... Teeet...”? Jujur saja,
Menjadi Generasi Cerdas di Dunia Digital
Halo Sobat Stupa, Selamat datang dan selamat bergabung untuk Sobat Stupa kelas VII yang baru menjadi bagian dari keluarga besar SMPN 1 Pagedangan. Selamat menempuh perjalanan baru, ber
PENGUMUMAN HASIL SPMB SMP NEGERI 1 PAGEDANGAN Tahun Ajaran 2026/2027
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dengan hormat, kami informasikan bahwa hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri 1 Pagedangan Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dium
PENGUMUMAN HASIL SPMB SMP NEGERI 1 PAGEDANGAN Tahun Ajaran 2026/2027
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dengan hormat, kami informasikan bahwa hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri 1 Pagedangan Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dium
???? PENGUMUMAN HASIL SPMB SMP NEGERI 1 PAGEDANGAN Tahun Ajaran 2026/2027
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Dengan hormat, kami informasikan bahwa hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri 1 Pagedangan Tahun Ajaran 2026/2027 resmi dium
Refleksi Akhir Tahun Ajaran 2025/2026
Hallo Sobat Stupa! Tidak terasa, kita sudah sampai di penghujung tahun ajaran 2025/2026. Waktu terasa berjalan begitu cepat. Rasanya baru kemarin kita bertemu di awal semester de