Projek P5 : Budidaya Tanaman Toga
Budidaya Tanaman Toga di lingkungan SMP Negeri 1 Pagedangan merupakan projek unggulan sekolah dalam rangka mewujudkan sekolah adiwiyata. Projek ini didasari atas permasalahan yang masih sering terjadi di sekitar lingkungan SMP Negeri 1 Pagedangan, yaitu kurangnya pemanfaatan lahan kosong menggunakan tanaman produktif. Selain melestarikan tanaman toga juga dapat terciptanya lingkungan sekolah yang hijau dan asri untuk meningkatkan kenyamanan siswa saat belajar di sekolah.
Projek ini merupakan bentuk aktualisasi dari pembiasaan dan pembudayaan karakter siswa yang mencintai lingkungan. Selain itu potensi alam yang banyak tersedia di sekitar sekolah yaitu berupa tanah yang subur, iklim yang mendukung, serta air yang melimpah.
Melalui projek ini, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan 4 dimensi profil pelajar Pancasila yaitu : (1) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhak mulia, khususnya elemen akhlak kepada alam. (2) bergotong royong khususnya kolaborasi, (3) bernalar kritis khususnya memperoleh dan memproses informasi dan gagasan. (4) kreatif khususnya menghasilkan karya.
Pengertian Tanaman Toga
Dikutip dari eprints.umm.ac.id, pengertian tanaman toga adalah jenis tanaman hasil budidaya, yang berkhasiat sebagai obat. Sehingga, tanaman toga ini dikenal mampu untuk menyembuhkan macam penyakit.
Menurut Tukimin (2004) dalam eprints.umm.ac.id, pada hakikatnya toga sendiri diartikan sebagai sebidang tanah (baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang), di mana bidang tanah itu digunakan untuk membudidayakan tanaman berkhasiat sebagai obat.
Jenis Tanaman Toga
- Jahe Merah (Zingiber Officinale Var Rubrum Rhizoma)
Dalam Buku Saku Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang disusun Susi Mindarti dan Beber Nurbaeti terbitan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), disebutkan bahwa jahe merah merupakan jenis tanaman toga yang memiliki khasiat dan kegunaan.
Jahe adalah sejenis umbi yang kaya akan kandungan gingerol bersifat anti radang dan antioksidan. Adapun khasiat jahe merah sia antaranya bisa mengobati sakit kepala, membantu meringankan rasa mulas pada perut, hingga menjadi bahan urut jika kaki terkilir.
- Kunyit (Curcuma longa Linn)
Kunyit sebagai tanaman toga untuk pengobatan tradisional, bisa berguna untuk mengobati radang yang membandel. Caranya, air rebusan kunyit dicampur dengan kuning telor dan kapur sirih.
- Kemangi (Ocimum basilicum)
Tidak hanya sering digunakan sebagai lalapan atau tambahan olahan makanan, kemangi juga termasuk jenis tanaman toga yang berkhasiat. Salah satu manfaat kemangi yaitu bisa memperlancar asi, meringankan rasa kembung, hingga pereda batuk.
- Sereh Wangi (Cymbopogon nardus)
Sereh memang dikenal memiliki manfaat sebagai obat alami dan tradisional untuk meredakan hingga mengobati penyakit. Daun sereh wangi bisa diolah dan diproduksi untuk minyak atsiri.
Beberapa khasiat sereh adalah minyaknya bisa digunakan sebagai obat gatal-gatal serta mengobati bekas tersengat tawon. Tidak hanya itu, tanaman toga ini juga sering dijadikan bahan baku parfum hingga aromaterapi.
- Lengkuas (Alpinia galanga)
Lengkuas merupakan jenis tanaman toga yang rasanya agak pedas dan bersifat hangat. Manfaat tanaman toga lengkuas ini yaitu mampu menjadi anti rematik untuk pegal linu, mengobati radang anak telinga, hingga membantu mengobati radang lambung.
- Kencur (Kaempferia galanga)
Jenis tanaman toga selanjutnya yaitu kencur. Kencur dipercaya bisa mengobati batuk, radang lambung, muntah-muntah, hingga merangsang nafsu makan.
- Daun Salam (Syzygium polyanthum)
Selain sebagai bumbu dapur, daun salam juga berkhasiat sebagai obat untuk kesehatan tubuh. Beberapa manfaat salam sebagai jenis tanaman toga yaitu untuk mengobati diare, kencing manis, sakit maag, kudis gatal, hingga penuruh darah tinggi.
- Sambiloto (Andrographis paniculata)
Tanaman sambiloto ini bermanfaat untuk mengobati kencing manis, penguat lambung, mampu membersihkan darah, dan mengobati tifus. Selain itu, sambiloto juga bersifat anti malaria dan anti syphilis.
- Jawer Kotok (Coleus scutellarioides)
Contoh tanaman toga lainnya yaitu jawer kotok. Selain dijadikan tanaman hias di depan rumah, jawer kotok juga bisa dijadikan tanaman obat.
Biasanya, daun berwarna merah kecoklatan yang biasa digunakan sebagai obat. Manfaat jawer kotok yang paling terkenal yaitu sebagai obat untuk penyakit ambeien, gondongan, diare, wasir, peluruh dahak, dan masih banyak lagi.
- Katuk (Sauropus androgynus)
Tanaman katuk adalah jenis tanaman toga, yang daunnya sering dikonsumsi. Selain sering dijadikan urap, sayur, daun muda tanaman katuk juga bermanfaat untuk kesehatan.
Daun katuk kaya akan vitamin A, B1, C, dan mengandung kalori, protein, serta karbohidrat. Daun katuk memiliki manfaat untuk membersihkan darah, merangsang asi ibu menyusui, hingga obat untuk peluruh kencing.
- Sirih Merah (Piper ornatum)
Batang dan daun sirih merah memiliki khasiat untuk kesehatan. Rebusan sirih merah sering dijadikan teh herbal berkhasiat untuk antiseptik, mengobati nyeri sendi, asam urat, memperhalus kulit, hingga mengobati batuk.
- Rosemary (Rosmarinus officinalis)
Rosemary juga termasuk tanaman toga yang berkhasiat untuk mengurangi gejala flu, obat sakit kepala, serta mampu membantu mengobati masalah pencernaan. Biasanya tanaman ini dikonsumsi menjadi teh.
- Zodia (Evodia sauveolens)
Contoh tanaman toga yaitu zodia. Zodia sering dimanfaatkan sebagai tanaman pengusir nyamuk, sehingga tanaman ini bermanfaat untuk melindungi kita dari gigitan serangga terutama nyamuk.
Pasalnya, daun zodia yang hijau agak kekuningan ini mengandung senyawa evodiamine rutaecarpine. Rebusan daun zodia juga dipercaya bermanfaat untuk pereda demam malaria.
- Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus)
Kumis kucing termasuk contoh tanaman obat yang sering dimanfaatkan sebagai teh herbal. Kandungan tanaman ini juga dipercaya membantu untuk menjaga kesehatan
- Bunga Mawar (Rosa hybrida)
Dilansir situs dinas lingkungan hidup lhk.acehtamiangkab.go.id, tanaman bunga mawar bisa bermanfaat sebagai toga. Adapun manfaat bunga mawar yaitu berkhasiat untuk mengobati keputihan, haid tidak teratur, serta mengobati batuk darah.
Secara umum, manfaat tanaman toga yaitu untuk menjaga kesehatan tubuh, mengobati, hingga menyembuhkan penyakit. Demikian penjelasan tentang pentingnya tanaman toga, karena mampu dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk obat herbal.
Pagedangan, 1 November 2024
Jumriah, S.Pd
Guru Mata Pelajaran Matematika
Tulisan Lainnya
Ketika Bel Sekolah Berbunyi, Sudahkah Kita Mendengar?
Sobat Stupa, pernah tidak sih kalian lagi asyik ngobrol atau bercanda di kantin, terus tiba-tiba terdengar suara: “Teeet... Teeet... Teeet...”? Jujur saja,
Menjadi Generasi Cerdas di Dunia Digital
Halo Sobat Stupa, Selamat datang dan selamat bergabung untuk Sobat Stupa kelas VII yang baru menjadi bagian dari keluarga besar SMPN 1 Pagedangan. Selamat menempuh perjalanan baru, ber
Impian yang Menjadi Arah Masa Depan
Halo Sobat Stupa, Pernah nggak sih, tiba-tiba ngelamun pas jam pelajaran kosong tentang bakal jadi apa kita sepuluh tahun lagi? Ada yang pengen jadi game developer, dokter, atau malah
Peringatan HARDIKNAS : Bersama Wujudkan Pendidikan Berkualitas untuk Semua
Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026! “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Apa maksudnya bagi kita, sobat stupa? Partisipasi Semest
REFLEKSI HARI GURU NASIONAL
Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994 menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional (HGN). Hari Guru bukan hanya perayaan, tetapi juga merupakan apresiasi Pemerintah dan ba
OSIS Wadah Belajar dan Berkarya Siswa
Di tingkat sekolah menengah baik SMP maupun SMA/SMK ada sebuah organisasi intern yang bernama OSIS. Apa itu OSIS? Mari simak dan pahami lebih mendalam tentang organisasi ini. OSIS meru
BICARA di DEPAN UMUM? SIAPA TAKUT!!!
Pernah gak si kamu merasa cemas, takut, grogi dan merasa tidak nyaman ketika Bapak/Ibu guru memintamu untuk maju kedepan kelas menceritakan hari liburmu atau menjelaskan sebuah presenta
Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Selamat Tahun Baru 2025, siswa-siswi SMPN 1 Pagedangan yang hebat! Semoga tahun baru ini membawa keberkahan, kesehatan, dan kesuksesan bagi kita semua. Tahun baru adalah awal yang baru,
Pesta Demokrasi di Kelas 8
Hari senin tanggal 11 November 2024 setelah upacara bendera, siswa kelas 8 melaksanakan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5) dengan Tema “Suara Demokrasi”. Apa sih
Membuat Resensi Film
Tugas Digital Literasi minggu ini adalah membuat resensi fiim pendek yang berjudul “Berubah”. Namun sebelum membuat resensi, kalian harus tahu apa itu resensi film. Resensi